Kota yang Hilang

Pompeii: Kota yang terkubur

Pompeii adalah kota yang berkembang di Italia. Namun, pada tahun 79 Setelah Masehi, Gunung Vesusis tiba-tiba maletus yang menghujani kota itu dengan abu, lahar dan sampah lainnya. Banyak warga mampu mengevakuasi sebelum lahar vulkanik turun ke pemukiman. Namun, sebanyak 2000 orang tidak dapat melarikan diri pada waktu itu dan terperangkap di bawah abu.

Ternyata, reruntuhan Pompeii tidaklah hancur sampai pada akhirnya ditemukan kembali pada tahun 1748 dan para arkeolog memulai proses penggalian. Para arkeolog tidak menyangka bahwa bangunan dan benda-benda di kota itu masih nyaris sempurna padahal telah terkubur selama lebih dari 1.500 tahun. Mereka bahkan mampu menciptakan cetakan dari orang-orang terjebak di bawah puing-puing. Meskipun tubuh mereka sudah lama berubah menjadi debu, kantong udara di mana mereka terjebak tetap utuh.

El Dorado : Kota Emas

Mengejar kekayaan telah lama mendorong para pencari harta karun untuk bermain lotere dengan cara masukkan dan mencari pot emas. Berapa legenda menimbulkan tanggapan bahwa El Dorado yang penuh dengan kekayaan itu telah lolos dari penjelajah selama berabad-abad.

Asal kata El Dorado bersasal dari bahasa Spanyol yang artinya “The Gilded One,”. Pada abad ke -16 atau abad ke-17, penjelajah Eropa di Amerika Selatan pertama kali mendengar cerita tentang orang kaya yang menakjubkan dengan kepala Indian Amerika yang ditutupi debu emas Kota yang seharusnya berada di suatu tempat di bagian utara Amerika Selatan itu diberitakan penuh dengan permata dan emas. Ribuan penjelajah mencoba untuk menemukan kekayaan kota ini, tetapi usaha mereka sia-sia dan banyak dari mereka meninggal karena terkena penyakit dan kelaparan.

Salah satu kasus yang paling terkenal melibatkan Percy Harrison Fawcett, seorang penjelajah Inggris yang menemukan El Dorado pada tahun 1925, lalu memberi nama “City of Z. Fawcett” dan penjelajahannya memasuki hutan Amazon tak pernah terdengar lagi . Banyak penjelajah berusaha untuk menemukan Fawcett dkk. tetapi telah berulang kali berakhir dengan kematian atau dengan tangan kosong. Dari catatan ini, Indiana Jones mungkin mendorong pencari El-Duardo untuk membeli tiket “sratch-off” bukannya malah mempertaruhkan hidup mereka.

Troy: Kota Legendaris


Beberapa cerita dipelajari dan ditulis oleh Homer sekitar 800 SM. Puisi fiksi ini menggambarkan Perang Troya. Kota Troy terletak di Turki, kota ini diapit antara benua Asia dan Eropa. Karena strategis, Troy menjadi persemaian budaya dan pusat perdagangan. Puisi Homer menggambarkan bagaimana Helen, istri yang Raja Sparta Menelaus, yang diduga kabur dengan pangeran Troya bernama Paris. Konon peristiwa ini menyebabkan terjadinya Perang Troya dan menyebabkan reputasi Helen sebagai penyebab diluncurkan seribu kapal. Menelaus melancarkan serangan dahsyat di Troy, yang mengakibatkan perang yang melibatkan Achilles dan sejumlah tokoh dongeng yang terkenal lainnya.

Karena sejarah ini tertanam dalam legenda, maka tidak mengherankan bahwa sejarawan tidak yakin apakah Troy benar-benar ada. Ini jelas bahwa Troy ditinggalkan setelah Perang Troya, 1.100-700 SM Saat pindah tempat tinggal dan direvitalisasi sebelum ditangkap oleh Romawi pada tahun 85 SM Segera setelah itu, peradaban ini menghilang dan yang tersisa hanya puing-puing hingga penemuan tahun 1822. Arkeolog telah sejak mengidentifikasi bahwa banyak lapisan kota dibangun di atas satu sama lain. Dinding batu dan benteng yang ada di keenam dan ketujuh lapisan tertua sekarang diyakini sebagai Troy digambarkan dalam cerita Homer, dan legenda Perang Troya kini diterima secara luas, meskipun penyebabnya masih belum pasti.

Sumber: Kaskus.Us

Published by

unehunikdananeh

Cari semua yang Uneh di sini...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s